07 November 2007

Kota Sehari Dalam Setahun

Kota Sehari Dalam Setahun
Oleh : Mochammad Moealliem

Kota yang satu ini memang unik sekali, bayangin aja satu tahun warna kehidupan hanya sehari, dengan jumlah penduduknya berkisar dua juta bahkan lebih, mungkin anda akan berfikir sejenak dan mengambil kesimpulan singkat bahwa hal itu hanya sebuah khayalan, namun ini benar-benar terjadi hingga saat ini, hanya saja jarang sekali manusia yang meneliti kota ajaib ini.

Kota manakah itu? Salah satu pertanyaan yang secara otomatis akan keluar dari pikiran anda, dan masih menyimpan segudang pertanyaan yang lain, bagaimana dua juta kepala bisa hadir dalam sehari saja dan hari berikutnya sudah menghilang? Mungkin ada juga dari anda yang mengira: " ah, paling-paling istigosah kubro nih", terserah anda mau mengira apa aja, tapi ingat perkiraan itu jauh dari ketepatan dan kebenaran.

Kota ini pun memakai bahasa yang berbeda, bukan hanya 2 atau 3 bahasa,bahkan bisa terhitung ratusan bahasa. Padahal Negara didunia yang memiliki ratusan bahasa hanyalah Indonesia, pasti anda akan semakin bingung, emang kota mana sih didunia yang pakai ratusan bahasa?.Dan lagi kota ini daerahnya gersang sekali plus panas banget, nggak ada sumber air,nggak ada hotel, nggak ada Mall, tapi tetep saja orang pergi kesitu dengan keikhlasan hati.

Namun anehnya para pengunjung kota itu punya banyak kesamaan, diantaraya tujuan yang sama, pakaian yang sama, waktu dating dan pergi yang sama, mendapat hak yang sama, punya kewajiban yang sama, laranganya pun sama, dan banyak lagi yang lainya.

Kunjungilah !!!

Kota sehari dalam setahun, kamu akan tahu rasanya, nikmatnya, panasnya, dan lain lain, adakah anda sudah mendapat jawabannya?? kalau sudah berdo'alah untuk mereka yang belum tahu jawabannya, kalau belum tahu berdoalah anda agar dapat menemukan jawaban dan mengunjunginya.

Baiklah kawan-kawan akan kuceritakan kota ini dan agar lebih teralur dan sesuai jalannya dari pagi sampai sore di kota ajaib ini, anda terpaksa harus membaca tulisan di bawah ini secara seksama, tentunya sambil berfikir dengan premis-premis yang saya tuliskan sehingga nanti akan terdapat kesimpulan tentang keberadaan kota ajaib ini, saya mohon dibaca per kata ( maksudnya ya seperti biasa ).

Kala fajar menjelang
Gelap pun terlihat terang
gemuruh suara kaki menerjang
bak ribuan barisan perang

didataran pasir yang menjulang
jutaan kepala menuju sebuah kota
terdiri atas ratusan tenda-tenda
tempat bertemunya adam dan hawa
arofah nama kotanya

penuh sesak dan berdesakan
panas, haus dan debu berebutan
beraneka ragam keinginan
dari hati yang penuh permasalahan

Ada masjid besar ditengah perbatasan
namiroh namanya kalo nggak ada kelupaan
ada juga sebuah tugu kenangan
tempat adam dan hawa melepas kerinduan

dipuncak jabal rahmah
sebagian orang berdo'a kepada Tuhannya
sayang aku nggak kesana
sebab aku belum tahu dalilnya
dan sempitnya waktu untuk wisata

siang itu hujan tiba dengan lembut selembut sutra
sedikit memadamkan api mentari yang menjalar
diwajah-wajah yang harus terbuka
dari segala bentuk tutup kepala bahkan penutup muka

ternyata hujan itu mengalir dari pipa-pipa
dengan desain sedemikian rupa
sebab hujan dikota ini terbilang tidak ada
karena sangat jarang sekali hal itu ada

opsss.........terusin sendiri

Alliem,
Rabu, 23 Agustus 2006
Ingin Melepas Kerinduan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Katakan pendapatmu kawan

10 Artikel Populer